Madrid
Ibu kota negara spanyol.
Setelah gue liat harga tiket pesawat pulang pergi ke sana harganya 1353.10 USD.
Sekitar Rp 11.500.000 kalo di konverter menurut kurs rupiah hari ini.
Mahal banget, yah duit darimanaaaaaaaaa.
Duit tabungan dari 4 bulan aja cuma 6ratus ribu.
itu juga kayaknya maksimal deh. hahaha
Ada yang mau jadi donatur?haha, gue pengen banget ke sana. Mau liat stadion terkotor di dunia. Mau liat Cristiano Ronaldo, Mau liat mesjid M-30, Mau liat cewe cewe madrid tentunya. semuanyaaa.
Yak tahun lalu gue hampir mau ke sana, namun apa daya, orangtua tak merestui. Segi ekonomi tak menunjang. Terpaksa saya banting stir pergi ke provinsi tetangga.
Banyak cita cita memang, semoga diberi umur yang cukup oleh Allah SWT. Aamiin.
Rabu, 27 Juli 2011
Rabu, 20 Juli 2011
Pikiran kita sama?
Pikiran kita sama atau tujuan kita yang sama.
Kamu ke sana, saya ikut.
Kamu senyum, saya balas senyum.
Kamu meminta, saya mengangguk.
Sesuai setir mobil yang bisa kamu belokkan kanan dan kiri.
Yak,memang pikiran kita sama.
Tunggu tunggu!
Apa ada yang salah?
Saya tidak begitu tahu.
Kenapa tidak kau balik?
Dibalik seperti apa?
Saya ke sana, kamu ikut.
Saya senyum, kamu balas senyum.
Saya meminta, kamu mengangguk.
Apa ada yang salah?
Oh tidak.
Enggak, enggak. ini ada yang salah.
Di bagian mana?
Badanmu yang besar, kenapa tidak kau kuruskan saja.
Aku jarang olahraga.
Apa itu salah?
Iya salah.
Lalu?
Sama seperti itu, saling lengkapi.
Maksudnya?
Pikiran kita berbeda.
Apa buktinya?
Kita bisa sama karena kita berbeda.
Tidak mungkin. Bagaimana caranya?
Saling Melengkapi.
Idealis munafik idealis munafik
Idealis sebagaimanamestinya. Munafik tidak sebagaimanamestinya.
Apakah semua orang dunia ini idealis? atau munafik?
Idealis Munafik Idealis Munafik.
Seperti Prestasi dengan Sensasi.
Seperti Jenius dengan Idiot.
Seperti Emas dengan Pirit.
Seperti Sungai dengan Tempat Sampah.
Seperti Bangga dengan Besar Kepala.
Seperti Percaya diri dengan Tinggi Hati.
Yang kadang kadang dibilang sama oleh sebagian orang tapi pada dasarnya berbeda.
Apakah kita punya hak untuk idealis? Jawabannya adalah tentunya kita tidak punya hak untuk munafik.
Jangan coba coba untuk idealis sebelum bercermin sepenuh diri.
Jangan salahkan orang orang yang berusaha untuk idealis yang kemudian berubah menjadi munafik.
Sama saja berdagang, berusaha untung malah merugi.
Sama saja belajar, berusaha pintar malah sok pintar.
Jadikan idealis sebagai mimpi. Maka tak ada yang salah untuk berusaha idealis.
Apakah semua orang dunia ini idealis? atau munafik?
Idealis Munafik Idealis Munafik.
Seperti Prestasi dengan Sensasi.
Seperti Jenius dengan Idiot.
Seperti Emas dengan Pirit.
Seperti Sungai dengan Tempat Sampah.
Seperti Bangga dengan Besar Kepala.
Seperti Percaya diri dengan Tinggi Hati.
Yang kadang kadang dibilang sama oleh sebagian orang tapi pada dasarnya berbeda.
Apakah kita punya hak untuk idealis? Jawabannya adalah tentunya kita tidak punya hak untuk munafik.
Jangan coba coba untuk idealis sebelum bercermin sepenuh diri.
Jangan salahkan orang orang yang berusaha untuk idealis yang kemudian berubah menjadi munafik.
Sama saja berdagang, berusaha untung malah merugi.
Sama saja belajar, berusaha pintar malah sok pintar.
Jadikan idealis sebagai mimpi. Maka tak ada yang salah untuk berusaha idealis.
Geologi dan Seni
Sebenarnya ada tiga pertanyaan.
Apakah geologi itu merupakan bagian dari seni?
atau sebaliknya seni itu bagian dari geologi?
atau ada yang berpendapat lain?
Jika saya disuruh menjawab, saya akan menjawab geologi adalah seni. Entah itu masuk golongan pertanyaan yang mana. Tapi saya yakin kalau itu jawaban yang tepat.
Seni dalam kehidupan manusia, awalnya seni itu adalah ilmu. Ilmu apa saja atau pengetahuan dalam bidang apa saja. Namun sekarang ini seni berkaitan dengan keindahan, kesenangan dan estetika. Seni sangat sulit untuk dijelaskan tapi sangat mudah untuk dirasakan. Begitulah kurang lebihnya.
Apa seni itu? Orang awam akan menjawab. Seni itu adalah lukisan, musik, tarian dan sebagainya.
Lalu apa geologi itu?
Apabila dalam segi bahasa memang terpaut jauh dengan seni. Tapi jika kita melihat apa yang ada di dalamnya pasti kita akan spontan menyebutkan kalau itu adalah seni. Geologi juga bisa melukis, bisa bermain musik, dan juga bisa menari.




Ini lukisan bukan? saya jawab BUKAN. Memang bukan tapi ini adalah gambar-gambar suatu bentukan alam yang diciptakan oleh Allah SWT. Seniman pasti akan menyebut ini sebagai suatu seni dan ini bukan sekedar imagi sang pelukis. Ini nyata dan ini ada di dalam bumi ini.
Geologi juga bisa bermain musik. Bagaimana bisa?saya jawab BISA. Pernah dengar irama irama sungai gemiricik, mengalir dan jatuhan air dari daun yang mengeluarkan birama ketukan?itu adalah salah satunya.
Ada lagi yaitu Gua Tabuhan di Pacitan. Stalagtit dan Stalagmitnya apabila kita pukul akan terdengar bunyi yang bernada berbeda beda yaitu da mi na ti la da dan do re mi fa sol la si do.

Geologi bisa menari?


Apakah geologi itu merupakan bagian dari seni?
atau sebaliknya seni itu bagian dari geologi?
atau ada yang berpendapat lain?
Jika saya disuruh menjawab, saya akan menjawab geologi adalah seni. Entah itu masuk golongan pertanyaan yang mana. Tapi saya yakin kalau itu jawaban yang tepat.
Seni dalam kehidupan manusia, awalnya seni itu adalah ilmu. Ilmu apa saja atau pengetahuan dalam bidang apa saja. Namun sekarang ini seni berkaitan dengan keindahan, kesenangan dan estetika. Seni sangat sulit untuk dijelaskan tapi sangat mudah untuk dirasakan. Begitulah kurang lebihnya.
Apa seni itu? Orang awam akan menjawab. Seni itu adalah lukisan, musik, tarian dan sebagainya.
Lalu apa geologi itu?
Apabila dalam segi bahasa memang terpaut jauh dengan seni. Tapi jika kita melihat apa yang ada di dalamnya pasti kita akan spontan menyebutkan kalau itu adalah seni. Geologi juga bisa melukis, bisa bermain musik, dan juga bisa menari.



Ini lukisan bukan? saya jawab BUKAN. Memang bukan tapi ini adalah gambar-gambar suatu bentukan alam yang diciptakan oleh Allah SWT. Seniman pasti akan menyebut ini sebagai suatu seni dan ini bukan sekedar imagi sang pelukis. Ini nyata dan ini ada di dalam bumi ini.
Geologi juga bisa bermain musik. Bagaimana bisa?saya jawab BISA. Pernah dengar irama irama sungai gemiricik, mengalir dan jatuhan air dari daun yang mengeluarkan birama ketukan?itu adalah salah satunya.
Ada lagi yaitu Gua Tabuhan di Pacitan. Stalagtit dan Stalagmitnya apabila kita pukul akan terdengar bunyi yang bernada berbeda beda yaitu da mi na ti la da dan do re mi fa sol la si do.
Geologi bisa menari?
Bagaimana tariannya? gemulai bukan? :D
Selasa, 28 Juni 2011
See You Next Time
Kata-kata perpisahan yang dramatis menurut gue. Makanya kata kata ini gue pakai sebagai judul instrument gue yang terinspirasi sama lagunya Every Time We Say Goodbye - Diana Krall. Liburan panjang selama 3 bulan, entah hari apa, tanggal berapa. Gue iseng iseng main gitar, nah taunya enak juga kalo gue rekam. Yak memang rada gajelas instrumentnya. Tapi gatau kenapa kalo gue denger nadanya, pasti inget masa masa gue muda dulu (SMA). Kebayang kalo gue pulang sore dan jalan dari sekolah sampai terminal buat naik bus menuju rumah bersama teman teman, makan masakan sunda di pinggir jalan, main gitar di kelas dan banyak lagi. Inilah instrument buat masa masa SMA gue.
Senin, 27 Juni 2011
Membenahi Otak, Membenahi Badan Tidak Serumit Membenahi Mulut

Mungkin kata kata di atas sudah tak asing lagi kita dengar, enggak di sekolah, di pasar, perkuliahan, kantor, pokoknya di semua tempat. Kadang kadang gue juga suka ikut ikutan sih, apalagi yah kalo mood gaenak udah gitu ada yang mancing mancing buat ngomong gitu. Walaaah, sulit memang buat ngehindarin. Tapi ada juga yang memang udah kesehariannya ngomongnya gini, (gue termasuk ga ya? kayaknya sih termasuk :p). Tapi apakah kalian semua yang sama seperti gue ini pengen berubah atau meminimalisir kata kata kotor yang kita keluarkan? Kalo gue sih mauuu. Gue suka kepikiran, gimana bisa masuk surga kalo omongan gue kayak begini? gimana gue bisa liat sungai kopi dan sungai susu bertemu dan membentuk delta susu kopi dan ada pasir pantai kopi dan susu bubuknya?
Sebenernya ada dua faktor buat menghilangkan perilaku seperti ini. Anda semua pasti tau. Yaitu :
1. Faktor Dalam Diri
Namanya juga internal pasti ujung-ujungnya faktor dari dalam diri kita. Maksudnya kita harus tumbuhkan rasa kemauan untuk menghilangkan kebiasaan buruk ini. haha, kalo teori sih emang gampang tapi yaa harus ikhtiar juga kitanya. :D
2. Faktor Luar (Lingkungan)
Nah ini sebenernya adalah biang dan penyebab kita bisa seperti itu, yak memang lingkungan lah yang membuat kita seperti ini. Mau ga mau, kita lebih banyak bergaul yang memang belum tercemar oleh perilaku seperti itu, kalaupun susah yah kita tahan diri, kontrol mulut untuk menggantikan kata kata kotor itu dengan kata kata yang lebih enak di dengar. haha lagi lagi teori.
Semua memang berawal dari teori, baru kita nanti ikhtiar untuk mencapai yang terbaik. Semoga teman teman kita bisa mendukung kita untuk merubah kebiasaan buruk menjadi baik tentunya. Semoga bermanfaat. :p
Minggu, 26 Juni 2011
Diana Krall
Kata temen gue, gue itu punya selera musik yang rada aneh, jazznya juga bukan kebiasaan orang, tapi jazz buat orang orang tua, yah seperti lagunya Diana Krall gitu. Tapi kalo di pikir pikir, iya juga sih. ah bodo amat dah.
Diana Krall lahir di Kanada, 16 November 1964. Udah tua kaaan? sekarang aja dia umurnya hampir 47 tahun. Tapi masih cantik menurut gue. :)
Dari karakter suara, nah ini yang paling gue demen. enggak tau kenapa setiap ngedenger suaranya dia, walaaah teringat waktu gue berjuang waktu tes sana sini buat masuk universitas.haha
Kenapa gue kali ini ngebahas diana krall? ada yang mau tau?haha lucu sih. Rencana gue, kalo gue sukses nanti, punya duit banyak terus di hari pernikahan gue (ceilah) gue mau dia nyanyi waktu persepsi perkawinan gue. Waaaaaa, aamiin :D. Mungkin dia udah berumur 50 tahun ke atas yah?haha, mudah mudahan suaranya sama sekali ga berubah sama yang sekarang.
Doain yaaa, pasti di undang ko semua kalo memang bener kesampaian. Okeee :)
Langganan:
Postingan (Atom)
